Sang Guru Bangsa Wafat

Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Redaksi "KAndaNGTips" turut berduka cita atas wafatnya bapak guru bangsa

Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Semoga segala amal yang beliau lakuakan diterima di sisi Allah swt.
di tempat paling terbaik.

TAFAKUR BAGI GUS DUR

Sajak ADHIE M MASSARDI

Pada Rabu terakhir di tahun yang ragu
Aku mendengar kabar dingin angin
Lalu orang-orang menyebut namamu
Dalam nyanyian yang tak mungkin

Tapi pada Kamis terakhir tahun yang penuh tangis
Seribu Malaikat berdzikir mengiringi langkahmu
Seribu Bidadari mengikatkan selendangnya pada teralis
Dan aku hanya bisa menggumam: “O, Guruku…”

Kebijakanmu adalah cermin kebajikanmu
Kebesaranmu adalah cermin kesabaranmu
Bahkan ketika angin tak lagi membawa pesan penyair
Kau tetap lebih suka menyapa orang-orang tersingkir

Bunga mekar di taman
Bunga gugur di taman
Engkau duduk di singgasana
Engkau pergi dari sana

O, alangkah lekasnya waktu

Tapi engkau pergi
Setelah meninggalkan api kecil di hati kami
Yang tak akan pernah mati

Dan kami akan terus melangkah
Mengikuti jejakmu
Agar Tanahair kami penuh berkah.

Pengunjung JUga Baca Tulisan Ini LHO!!



1 comments:

andy mengatakan...

bagus puisinya sob, kena banget ama temanya. Ya bangsa ini kehilangan sosok yang patut dicontoh tapi juga kontroversial. Dengan pemikirannya yang maju tetapi kadang tidak dapat dimengerti oleh kalangan yang lain. Mudah2an amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan ini bisa mengingatkan para pemimpin yang lain dan kita sendiri kalau hidup didunia ini hanya sementara. jadi manfaatkan dengan baik ya. thank sob

Poskan Komentar

Trims telah ber-Comment-Comment

 
© Copyright by KANdaNGTips.bloGspot.Com  |  Template by Rokhman